Kominfo Kota Pariaman --- Pemerintah Kota Pariaman terus berkomitmen memperkuat karakter dan mental spiritual para anggotanya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pesantren Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Pariaman yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi di Masjid Raya Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Jum'at (28/9).
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi menegaskan bahwa kegiatan keagamaan ini memiliki makna strategis yang jauh lebih dalam dari sekadar rutinitas bulanan. Ia secara terbuka menyatakan bahwa Pesantren ASN merupakan instrumen penting untuk menyukseskan visi daerah.
"Ini bukan sekadar Pesantren ASN biasa, melainkan bagian dari mensukseskan program unggulan Balad Mulyadi yang harus kita kawal bersama. Sebagai pelayan masyarakat, kita tidak hanya dituntut profesional secara teknis dan administratif, tetapi juga harus memiliki benteng moral yang kuat. Pesantren ASN ini menjadi wadah pengingat agar setiap tugas yang kita jalankan bernilai ibadah dan berorientasi pada kemaslahatan warga Kota Pariaman," ujarnya.
Program unggulan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman terpilih ini menghadirkan penceramah Ustadz Zubir, yang merupakan guru SMAN 2 Pariaman. Mulyadi juga membeberkan bahwa format pelaksanaan kegiatan ini telah melalui serangkaian proses panjang dan matang. Setelah beberapa kali dievaluasi secara berkala, pemerintah akhirnya mengambil kebijakan taktis demi efektivitas dan efisiensi birokrasi.
“Pelaksanaan program terus disempurnakan berdasarkan catatan dari kegiatan-kegiatan sebelumnya. Hari ini, pesantren ASN kita bagi di 4 (empat) kecamatan se Kota Pariaman. Pemecahan titik pelaksanaan menjadi empat lokasi berbeda diputuskan sebagai jalan terbaik agar seluruh jajaran ASN dapat berpartisipasi aktif tanpa mengganggu pelayanan public. Kepada seluruh ASN diimbau untuk bahu-membahu menyukseskan program unggulan (Progul) Balad Mulyadi demi kemajuan Kota Pariaman, “ tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemko Pariaman berharap mental dan spiritual para ASN semakin tangguh, sehingga mampu menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, melayani, dan berakhlak mulia. (dewi lestari)*


.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar