Kabut Asap Selimuti Sawahlunto, Siswa PAUD hingga SD/MI Belajar dari Rumah 28–29 Agustus - PotretKita Online

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 28 Agustus 2026

Kabut Asap Selimuti Sawahlunto, Siswa PAUD hingga SD/MI Belajar dari Rumah 28–29 Agustus

 


SAWAHLUNTOPemerintah Kota Sawahlunto mengambil langkah antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan peserta didik dengan mengeluarkan kebijakan pembelajaran dari rumah bagi siswa jenjang PAUD hingga SD/MI.


Kebijakan tersebut diterapkan setelah hasil pemantauan kualitas udara oleh Dinas PPK2LH Kota Sawahlunto menunjukkan indeks kualitas udara berada pada angka 132, yang masuk kategori tidak sehat.


Melalui surat edaran yang ditetapkan pada 27 Agustus 2026, kegiatan pembelajaran bagi satuan pendidikan PAUD, TK/RA, SD/MI, dan SLB pada 28–29 Agustus 2026 diliburkan atau dilaksanakan secara mandiri dari rumah.


Sementara itu, pembelajaran untuk jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA tetap berlangsung seperti biasa. Namun, pihak sekolah diminta menghindari kegiatan yang dilakukan di luar ruangan selama kondisi kualitas udara belum membaik.


Pihak sekolah juga diminta menyampaikan imbauan kepada orang tua agar mendampingi dan memaksimalkan kegiatan belajar mandiri anak di rumah. Orang tua juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi kesehatan anak selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Sawahlunto.


Selain itu, guru dan siswa diwajibkan menggunakan masker selama proses pembelajaran dan ketika melakukan aktivitas yang mengharuskan berada di luar ruangan.


Orang tua juga dianjurkan memastikan anak mendapatkan asupan cairan yang cukup serta mengonsumsi buah-buahan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi tubuh selama kualitas udara menurun.


Pemkot Sawahlunto akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi dan kondisi kualitas udara. Kebijakan pembelajaran selanjutnya akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.


Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah daerah untuk melindungi kesehatan peserta didik, khususnya anak-anak yang lebih rentan terhadap dampak buruk pencemaran udara.*


Baca Juga 

https://www.potretkita.net/2026/08/tingkatkan-kualitas-pelayanan-publik.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here