TANAH DATAR – AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K., Kapolres Tanah Datar, kembali memperlihatkan komitmen kepemimpinan yang humanis dan dekat dengan masyarakat melalui gerakan peduli lingkungan. Ia memimpin langsung kegiatan penanaman 1.000 pohon di sejumlah titik yang dianggap rawan banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar.
Kegiatan utama berlangsung di Jorong Sungai Jambu, Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, tepatnya di bekas lokasi MTsN 7 Sungai Jambu. Penanaman juga dilakukan secara serentak di Nagari Parambahan (Kecamatan Lima Kaum) dan Nagari Pasir Laweh (Kecamatan Sungai Tarab). Lokasi-lokasi ini dipilih karena memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana, sehingga penanaman pohon diharapkan bisa memperkuat fungsi ekologis wilayah.
Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta melaksanakan doa bersama, menggambarkan harapan agar seluruh batang pohon yang ditanam mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan generasi masa depan.
Dalam arahannya, Kapolres Tanah Datar menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar ritual atau seremonial tahunan. Baginya, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga keseimbangan alam sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya melindungi warga dari potensi bencana. “Menanam pohon berarti menanam harapan. Ini adalah langkah kecil dengan dampak besar bagi masa depan Tanah Datar. Ketika alam terjaga, maka masyarakat pun lebih terlindungi dari potensi ancaman bencana,” ujar AKBP Nur Ichsan.
Kapolres juga mengajak seluruh lapisan masyarakat agar aktif ikut merawat dan menjaga pohon yang telah ditanam karena keberhasilan program lingkungan tidak ditentukan semata oleh jumlah penanaman, tetapi oleh kesadaran kolektif dalam menjaga kelestariannya secara berkelanjutan.
Sementara itu, pemerintah daerah melalui Asisten II, Ten Feri, ST, M.Si, mewakili Bupati Tanah Datar memberikan apresiasi tinggi atas upaya yang dipimpin langsung oleh Kapolres. Menurutnya, tindakan ini menunjukkan sinergi kuat antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pelestarian lingkungan. “Merawat alam adalah investasi keselamatan masyarakat. Pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan, tetapi harus berjalan seiring untuk masa depan yang lebih aman,” ujar Ten Feri dalam sambutannya.
Aksi penanaman 1.000 pohon ini sekaligus menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup peran strategis dalam menjaga alam sebagai benteng alami demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Tanah Datar . KM News*
Baca Juga
https://www.potretkita.net/2026/01/bgn-tegaskan-hanya-tiga-pegawai-inti.html

.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar