Hancur Diterjang Bencana, Jembatan Merah Putih di Padang Pariaman Resmi Digunakan - PotretKita Online

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 13 Agustus 2026

Hancur Diterjang Bencana, Jembatan Merah Putih di Padang Pariaman Resmi Digunakan

 


PADANG PARIAMANJembatan Merah Putih yang dibangun Polri di Kenagarian Sungai Buluh Barat, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, resmi diresmikan pada Kamis (13/8/2026).


Peresmian tersebut menjadi penanda pulihnya salah satu akses penting masyarakat setelah jembatan sebelumnya rusak berat akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Padang Pariaman pada November 2025.


Kabupaten Padang Pariaman menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah dalam bencana tersebut. Sejumlah infrastruktur vital mengalami kerusakan, termasuk jembatan yang menjadi penghubung aktivitas masyarakat.


Jembatan di Kenagarian Sungai Buluh Barat memiliki panjang sekitar 60 meter. Setelah diterjang banjir dan tanah longsor, jembatan mengalami kerusakan berat hingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.


Terputusnya akses tersebut selama berbulan-bulan berdampak langsung terhadap mobilitas dan aktivitas sehari-hari masyarakat. Kondisi itu juga menghambat kegiatan ekonomi warga sehingga pembangunan kembali jembatan menjadi salah satu kebutuhan yang diprioritaskan.


Polri Bangun 10 Jembatan Merah Putih

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polri terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.


"Polda Sumbar bersama Mabes Polri membangun sebanyak 10 Jembatan Merah Putih dan dua Jembatan Bailey yang tersebar di wilayah Padang Pariaman. Salah satu yang diresmikan hari ini berada di Kenagarian Sungai Buluh Barat, Kecamatan Batang Anai," ujar Djati, Kamis (13/8/2026).


Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana.


Jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.


Pulihkan Aktivitas Ekonomi Warga

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri atas pembangunan jembatan tersebut.


Pemkab menilai keberadaan kembali akses penghubung itu tidak hanya memudahkan masyarakat dalam melakukan mobilitas, tetapi juga membantu menghidupkan kembali aktivitas perekonomian yang sempat terganggu akibat bencana.


Dengan beroperasinya Jembatan Merah Putih, masyarakat di Kenagarian Sungai Buluh Barat kini kembali memiliki akses untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah.


Pembangunan jembatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemulihan infrastruktur dan percepatan rehabilitasi wilayah Padang Pariaman pascabencana hidrometeorologi November 2025.*


Baca Juga 

https://www.potretkita.net/2026/08/dokter-ungkap-mengapa-diagnosis-usus.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here