Berapa Banyak Kebutuhan Air Putih Anak? Ini Panduannya Sesuai Usia - PotretKita Online

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 23 Agustus 2026

Berapa Banyak Kebutuhan Air Putih Anak? Ini Panduannya Sesuai Usia

 


JAKARTAAir putih menjadi salah satu kebutuhan penting bagi anak untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mendukung berbagai fungsi tubuh. Namun, kebutuhan cairan anak berbeda-beda, tergantung usia, aktivitas, kondisi tubuh, hingga cuaca.


Anak yang terlalu asyik bermain atau beraktivitas terkadang lupa minum. Padahal, kekurangan cairan dapat membuat anak lebih mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan berisiko mengalami dehidrasi.


Air dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga suhu tubuh, mendukung pencernaan, menjaga pergerakan usus tetap teratur, serta membantu mencegah sembelit. Asupan cairan yang cukup juga berperan dalam membantu mencegah infeksi saluran kemih dan batu ginjal.


Kebutuhan Air Berdasarkan Usia

Mengutip Rady Children's Health, berikut panduan umum kebutuhan air putih anak setiap hari:


  • Usia 1 tahun: sekitar 237 mililiter atau 1 gelas.
  • Usia 2 tahun: sekitar 474 mililiter atau 2 gelas.
  • Usia 3 tahun: sekitar 711 mililiter atau 3 gelas.
  • Usia 4 tahun: sekitar 948 mililiter atau 4 gelas.
  • Usia 5 tahun: sekitar 1,2 liter atau 5 gelas.
  • Usia 6 tahun: sekitar 1,4 liter atau 6 gelas.
  • Usia 7 tahun: sekitar 1,7 liter atau 7 gelas.
  • Usia 8 tahun: sekitar 1,9 liter atau 8 gelas.
  • Usia 9 tahun ke atas: sekitar 1,9 liter atau 8 gelas.


Angka tersebut merupakan panduan umum dan dalam sumber tersebut tidak memasukkan susu, jus, maupun minuman lain yang dikonsumsi anak.


Kebutuhan cairan juga dapat meningkat ketika anak aktif bergerak, banyak berkeringat, atau berada di lingkungan dengan cuaca panas.


Bagaimana dengan Bayi?

Kebutuhan air putih pada bayi berbeda dengan anak yang lebih besar.


Bayi berusia di bawah 6 bulan umumnya belum membutuhkan tambahan air putih karena kebutuhan cairannya sudah dipenuhi melalui ASI atau susu formula.


Setelah memasuki usia sekitar 6 bulan, air putih dapat mulai diperkenalkan dalam jumlah kecil sebagai tambahan. Meski demikian, ASI atau susu formula tetap menjadi sumber utama cairan hingga sekitar usia 12 bulan.


Anak Perlu Dibiasakan Minum Teratur

Orang tua sebaiknya tidak hanya mengandalkan rasa haus sebagai tanda anak membutuhkan cairan. Anak perlu dibiasakan minum secara teratur sepanjang hari, terutama setelah bermain, berolahraga, atau ketika cuaca sedang panas.


Pada anak yang lebih besar dan remaja, kebutuhan cairan juga dapat dipertimbangkan berdasarkan berat badan. Salah satu aturan umum yang disebutkan dalam sumber adalah sekitar 15 ons air untuk setiap pon berat badan.


Sebagai gambaran, anak dengan berat sekitar 56 kilogram atau 125 pon membutuhkan mendekati delapan gelas air berukuran sekitar 240 mililiter per hari.


Meski demikian, kebutuhan cairan setiap anak dapat berbeda. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan aktivitas, kondisi kesehatan, dan lingkungan anak agar kebutuhan cairannya tetap tercukupi.*


Baca Juga 

https://www.potretkita.net/2026/08/gempa-magnitudo-59-guncang-jepang-37.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here