AQI Solok Selatan Capai 175, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan - PotretKita Online

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 26 Agustus 2026

AQI Solok Selatan Capai 175, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

 



SOLOK SELATAN — Kualitas udara di Kabupaten Solok Selatan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai. Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) di ibu kota kabupaten, Padang Aro, tercatat mencapai 175 pada Rabu (26/8/2026) pukul 10.00 WIB.


Angka tersebut berada dalam kategori tidak sehat. Sementara itu, konsentrasi polutan utama PM2.5 tercatat mencapai 89,8 mikrogram per meter kubik (μg/m³).


Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang terpapar dalam waktu tertentu. Dampak yang dapat muncul antara lain iritasi mata, batuk, serta gangguan pernapasan.


Kelompok sensitif, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat dengan penyakit pernapasan atau jantung, perlu lebih berhati-hati karena dapat mengalami dampak kesehatan yang lebih berat ketika kualitas udara memburuk.


PM2.5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil, yakni berdiameter 2,5 mikrometer atau lebih kecil. Karena ukurannya yang sangat halus, partikel ini dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan dan mencapai bagian dalam paru-paru.


Paparan PM2.5 dapat berasal dari berbagai sumber, antara lain asap kendaraan bermotor, aktivitas industri, asap rokok, serta kebakaran hutan dan lahan.


Dengan kondisi kualitas udara yang berada pada kategori tidak sehat, masyarakat Solok Selatan diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika tidak diperlukan.


Bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan partikel udara. Masyarakat juga disarankan memperhatikan perkembangan kualitas udara dan membatasi aktivitas luar ruangan apabila kondisi semakin memburuk.


Kewaspadaan terutama perlu ditingkatkan oleh kelompok rentan agar risiko gangguan kesehatan akibat buruknya kualitas udara dapat ditekan.*


Baca Juga 

https://www.potretkita.net/2026/08/pemkab-tanah-datar-telah-salurkan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here