![]() |
| istock.com |
I. Perubahan Sosial Budaya
Perubahan sosial budaya adalah perubahan yang menyangkut struktur sosial atau lembaga sosial di dalam masyarakat, yang kemudian memengaruhi sistem sosial, termasuk nilai, sikap, dan perilaku kelompok masyarakat.
A. Bentuk-Bentuk Perubahan
Perubahan sosial dapat diklasifikasikan berdasarkan:
* Waktu/Proses:
* Evolusi (Lambat): Contohnya perubahan pada jumlah penduduk.
* Revolusi (Cepat): Contohnya Revolusi Industri.
* Pengaruh:
* Kecil: Contohnya perubahan gaya pakaian.
* Besar: Contohnya industrialisasi.
* Penyebab:
* Direncakan: Contohnya pembangunan infrastruktur.
* Tidak Direncanakan: Contohnya bencana alam.
B. Faktor Penyebab Perubahan
1. Internal (Dari Dalam Masyarakat):
* Adanya kejenuhan atau ketidakpuasan individu terhadap sistem yang berlaku.
* Adanya individu yang menyimpang dari sistem yang berlaku.
* Adanya penemuan baru (Inovasi) yang diterima oleh masyarakat.
* Perubahan dalam jumlah komposisi penduduk.
* Kondisi masyarakat yang heterogen dan bersifat terbuka.
* Meningkatnya IPTEK.
2. Eksternal (Dari Luar Masyarakat):
* Bencana alam.
* Peperangan.
* Kontak dengan masyarakat lain yang berbeda budayanya.
C. Dampak Positif dan Negatif Perubahan
* Dampak Positif: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penguatan kembali norma-norma, menciptakan efisiensi, memicu pengormasi politik, dan memperkuat integritas sosial.
* Dampak Negatif: Pencemaran lingkungan, disorganisasi, Cultural Shock (Gegar Budaya), Cultural Lag (Ketertinggalan Budaya), dan pudarnya solidaritas.
D. Faktor Penghambat Perubahan
1. Kehidupan masyarakat yang terasing.
2. Perkembangan IPTEK lambat.
3. Adanya kepentingan yang tertanam kuat.
4. Terikat kuat pada adat istiadat.
5. Takut akan terjadi kegoyahan terhadap integrasi.
6. Berprasangka buruk terhadap hal-hal baru.
II. Kontak Budaya (Difusi)
* Akulturasi: Penggabungan dua budaya yang menghasilkan budaya baru, tetapi tanpa menghilangkan budaya lama.
* Asimilasi: Penggabungan dua budaya yang menghasilkan budaya tunggal dan menghilangkan identitas budaya masing-masing yang lama.
* Akomodasi: Penyesuaian dua budaya tanpa budaya tersebut kehilangan identitas masing-masing.
* Sinkretisme: Pencampuran dua (atau lebih) sistem kepercayaan/praktik budaya.
III. Modernisasi
Modernisasi adalah perubahan ketika suatu masyarakat memperbaharui dirinya dan berusaha untuk mendapatkan karakteristik masyarakat modern.
Karakteristik Masyarakat Modern:
* Kesediaan menerima gagasan baru dan melaksanakan cara baru.
* Mementingkan masa kini dan mendorong/didorong masa lampau.
* Perencanaan dan organisasi dianggap sebagai sesuatu yang wajar dalam kehidupan.
* Kepercayaan terhadap keunggulan IPTEK.
IV. Globalisasi
Globalisasi adalah proses mendunia di mana dunia menjadi tidak terbatas (borderless).
A. Aspek-Aspek Globalisasi
1. Perubahan konsep ruang dan waktu.
2. Transportasi (Perdagangan Bebas): Pasar dan produksi ekspor/impor saling bergantung satu sama lain.
3. Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa.
4. Meningkatkan masalah bersama (misalnya isu lingkungan atau kesehatan).
B. Dampak Globalisasi
* Dampak Positif: Berkembangnya pengetahuan dan teknologi, munculnya pemikiran dan orientasi baru, terjadi dinamisasi budaya, terbukanya pasar bagi produk lokal, dan kemudahan mendapatkan informasi.
* Dampak Negatif: Memicu Cultural Shock, Westernisasi (peniruan gaya hidup Barat), pencemaran lingkungan, kerusakan moral, dan tumbuhnya individualisme tinggi.
C. Upaya Menghadapi Dampak Negatif Globalisasi
* Tiga Kunci Utama: Memahami, Beradaptasi, dan Melestarikan budaya.
* Meningkatkan Kualitas Pendidikan: Memberikan akses dan pemerataan pendidikan, memperluas pelayanan kesehatan, mengembangkan kapasitas kependudukan, dan meningkatkan kualitas lembaga kerja.
Yola*


.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar