![]() |
PADANG— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang terus mengintensifkan upaya tanggap darurat pascabanjir bandang dan jebolnya saluran irigasi di kawasan Gunung Nago yang terjadi beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan air bersih ke permukiman warga terganggu, sehingga kebutuhan dasar ini harus dipenuhi melalui bantuan logistik darurat.
Hingga Senin (19/1/2026), BPBD Kota Padang telah menyalurkan lebih dari satu juta liter air bersih untuk masyarakat terdampak. Distribusi dilakukan secara berkelanjutan sejak awal bencana, dengan mengerahkan armada mobil tangki air ke berbagai titik pemukiman di wilayah terdampak.
Kegiatan distribusi ini difokuskan terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji, di mana banyak warga sangat membutuhkan pasokan air bersih karena sebagian besar tidak menggunakan jaringan PDAM. BPBD berupaya memastikan suplai air tetap tersedia sampai kondisi normal kembali.
Operasi penanganan darurat ini melibatkan sinergi lintas instansi, antara lain PDAM Kota Padang, Damkar, Satpol PP, dan Palang Merah Indonesia (PMI), serta dukungan sejumlah relawan. Selain itu, unsur TNI dan Polri juga bekerja bersama BPBD di lapangan untuk mempercepat penanganan dampak bencana dan pemulihan pasokan air.
BPBD menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sampai situasi benar-benar pulih dan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi secara mandiri. Padangkita.com*
Baca Juga
https://www.potretkita.net/2026/01/car-free-day-dan-reuni-alumni-smpn-2.html


.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar