Organisasi Sosial JKN Serahkan Bantuan Rp10 Juta Kepada Dua Warga Nagari Guguak Malalo - PotretKita Online

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 03 Januari 2026

Organisasi Sosial JKN Serahkan Bantuan Rp10 Juta Kepada Dua Warga Nagari Guguak Malalo

 

TANAH DATAR — Dua warga Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor menerima bantuan dari organisasi sosial Juang Kencana Nasional (JKN). Dua warga tersebut merupakan anggota  dari organisasi sosial Juang Kencana Nasional (JKN) yang terdampak musibah galodo akhir November 2025 lalu. 


Kedua penerima bantuan itu adalah Ali Anwar, yang mengalami kerusakan rumah akibat banjir bandang, dan Eli Yarni, SE, yang mengalami kerugian karena areal persawahannya tertimbun tanah dan bebatuan pascabencana. 


Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor Wali Nagari Guguak oleh Ketua Juang Kencana Nasional Provinsi Sumatera Barat, Drs. Baharudin Indra, MA, bersama pengurus Juang Kencana Tanah Datar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pengurus organisasi serta perwakilan dari BKKBN Provinsi Sumatera Barat, disaksikan langsung oleh Sekretaris Wali Nagari Guguak. 


Setiap korban menerima bantuan tunai Rp10 juta dari Juang Kencana Nasional, ditambah bantuan tambahan dari BKKBN Sumatera Barat dan dukungan kecil dari Juang Kencana Sumbar. 


Dalam kesempatan itu, Ketua Juang Kencana Nasional Sumbar menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas organisasi terhadap anggotanya yang terdampak musibah, sekaligus untuk memberi semangat agar para korban dapat segera bangkit dan pulih pascabencana.


Salah seorang penerima bantuan, Ali Anwar, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diberikan karena sangat meringankan beban keluarganya. Sementara Eli Yarni menilai bantuan tersebut bukan sekadar membantu secara materi, tetapi juga menjadi dorongan moral dalam proses pemulihan hidup.


Sekretaris Wali Nagari pun mengapresiasi bantuan ini, sekaligus berharap agar perhatian dari berbagai pihak terus mengalir kepada masyarakat yang terdampak bencana untuk mempercepat pemulihan mereka


Banjir bandang dan longsor yang melanda Nagari Guguak Malalo akhir November–awal Desember 2025 bukan sekadar peristiwa alam biasa — ia adalah refleksi nyata dari kerentanan masyarakat terhadap bencana hidrometeorologi yang meningkat di Indonesia. Peristiwa ini merusak rumah, menimbun lahan pertanian, memutus akses jalan, serta mengganggu kehidupan sosial ekonomi warga setempat, sebagaimana dilaporkan media dan dokumentasi foto warga yang berusaha memulihkan kehidupan pascabanjir.Suarasumbar.id+1


Dalam konteks itu, penyaluran bantuan oleh organisasi seperti Juang Kencana Nasional kepada warga terdampak — dalam kasus ini kepada dua warga bernama Ali Anwar dan Eli Yarni — dapat dipandang sebagai aksi kemanusiaan yang patut diapresiasi. Bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta dari Juang Kencana dan tambahan lain dari BKKBN Sumatera Barat diumumkan sebagai wujud kepedulian organisasi terhadap anggotanya yang terdampak musibah. Penerima berharap bantuan tersebut tidak hanya meringankan kerugian materi tetapi juga menjadi penyemangat moral untuk bangkit kembali.


Bantuan yang diberikan kepada dua orang — baik — menunjukkan dimensi parsial dan ad hoc dalam penanganan pascabanjir. Banjir bandang tidak hanya merusak rumah dua individu; ratusan warga lainnya mengalami kerusakan rumah, kehilangan lahan pertanian, dan isolasi akses logistik akibat longsor. Bantuan logistik yang lebih luas dari pemerintah, LSM, maupun lembaga kemanusiaan lain diperlukan untuk pemulihan yang menyeluruh dan jangkauan lebih luas. Gowesterkini.com*


Baca Juga

https://www.potretkita.net/2026/01/prof-kh-amal-fathullah-zarkasyi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here