Bupati Eka Putra Tegaskan ASN Tanah Datar Harus Tingkatkan Sinergi dan Tinggalkan Ego Sektoral - PotretKita Online

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 04 Januari 2026

Bupati Eka Putra Tegaskan ASN Tanah Datar Harus Tingkatkan Sinergi dan Tinggalkan Ego Sektoral

TANAH DATAR  – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama antar perangkat daerah serta mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk meninggalkan ego sektoral dalam menjalankan tugas pemerintahan. Pernyataan itu disampaikannya saat memimpin Apel Pagi Gabungan perdana Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Pagaruyung, Jumat (2/1/2026) lalu. 



Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa tidak ada satu pun perangkat daerah yang dapat bekerja sendirian untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah. Karena itu, ia mengajak ASN memperkuat koordinasi, komunikasi, serta saling menghargai, demi tujuan bersama pemerintahan. 


“Tidak ada perangkat daerah yang bisa berjalan sendiri-sendiri. Tingkatkan sinergi dan koordinasi untuk mencapai visi dan misi daerah dengan melepaskan ego sektoral. Mari kita maju bersama-sama mewujudkan Tanah Datar madani…” ujar Bupati Eka Putra. 


Menurutnya, apel gabungan tersebut merupakan momentum penting untuk menyamakan persepsi dan menyusun strategi dalam pelaksanaan program serta kegiatan pemerintah di tahun 2026 agar kinerja semakin efektif dan efisien. Ia juga meminta agar ASN tetap menjaga disiplin kerja, menaati aturan, serta terus berinovasi, tidak hanya mengandalkan anggaran. 


Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh ASN dan tenaga non-ASN yang telah menunjukkan dedikasi tinggi, termasuk dalam penanganan bencana banjir bandang di Tanah Datar. Ia menyatakan bahwa kerja keras mereka merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat serta menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja di tahun mendatang. 


Dengan semangat kebersamaan, Eka Putra berharap seluruh ASN dapat bekerja keras, ikhlas, dan tuntas demi kemajuan Kabupaten Tanah Datar. 


Sinergi ASN Bukan Sekadar Pidato — Ia Kunci Efektivitas Pemerintahan Daerah


Pidato Bupati Tanah Datar, Eka Putra, pada apel gabungan awal tahun 2026 bisa dibaca sekadar ajakan administratif. Namun lebih dari itu, pesan utamanya mencerminkan persoalan struktural birokrasi yang selama ini kerap menjadi kendala utama dalam tata pemerintahan daerah: ego sektoral ASN. sumbarraya.com


Di banyak daerah, termasuk Tanah Datar, birokrasi sering terjebak dalam turf protection (pertahanan wilayah/otoritas masing-masing dinas). Setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) berjalan dalam “zona nyaman” dan memprioritaskan target internalnya sendiri, sementara visi besar pembangunan yang lintas sektor justru terabaikan. Ajakan Eka Putra untuk meninggalkan ego sektoral dengan demikian bukan sekadar retorika, tetapi panggilan kepada birokrat untuk menyelaraskan tujuan administratif dengan urgensi perubahan sosial-ekonomi yang kompleks. sumbarraya.com


Mengapa Sinergi ASN itu Penting?


Pertama, pemerintahan daerah bukan kumpulan unit kerja independen. Infrastruktur, pelayanan dasar, ketahanan bencana, hingga inovasi pembangunan tidak bisa dijalankan hanya oleh satu dinas saja. Jika masing-masing ASN bekerja terpisah, produktivitas anggaran dan efektivitas layanan publik akan terfragmentasi — bahkan kontraproduktif.


Kedua, dalam konteks Tanah Datar yang masih menghadapi dampak bencana hidrometeorologi — seperti banjir, tanah longsor, dan pengungsian ribuan warga — kerja lintas sektor bukan pilihan tapi kebutuhan. Penanganan bencana mengharuskan koordinasi antara BPBD, Dinas PUPR, Dinas Perumahan, hingga Dinas Perhubungan dan lainnya. Apabila ego sektoral masih dominan, respons pemerintah menjadi lamban dan tidak terintegrasi. Kabarsumbar.com


Apel Gabungan: Momentum, Bukan Sekadar Seremonial


Eka Putra menyebut apel gabungan sebagai momentum konsolidasi awal tahun untuk menyamakan persepsi dan menyusun kekuatan pelaksanaan program pemerintahan. Pernyataan ini menggambarkan bahwa sinergi bukan sekadar slogan pada spanduk, tetapi alat strategis untuk memperkuat visi “Tanah Datar madani” yang ia gagas. sumbarraya.com


Namun ajakan ini harus dibarengi dengan perubahan struktural yang nyata: Penguatan mekanisme kerja tim lintas OPD yang bertanggung jawab atas program bersama. Insentif dan akuntabilitas kinerja berbasis hasil bersama, bukan hasil individu dinas. Pemangkasan birokrasi yang redundan agar komunikasi internal lebih efektif. Tanpa langkah-langkah konkret tersebut, ajakan sinergi tetap hanya akan menjadi retorika yang hilang di ruang apel pagi.


Tantangan Lebih Besar: Ego Sektoral sebagai Warisan Birokrasi


Ego sektoral bukan muncul secara spontan — ia adalah warisan struktur birokrasi yang kerap menilai keberhasilan melalui pencapaian internal masing-masing unit, bukan pencapaian kinerja bersama. Ini sering memperkuat persaingan internal, bukan kolaborasi, serta menciptakan silo informasi yang merugikan pelayanan publik.


Dalam hal ini, pernyataan Bupati perlu dibaca sebagai kritik tersirat terhadap budaya kerja pegawai negeri yang masih fragmentatif. Ini bukan sekadar ajak kerja sama, tetapi tantangan untuk berubah mentalitas. sumbarraya.com


Antara Harapan dan Realita ASN


Ajakan Eka Putra untuk meningkatkan sinergi dan meninggalkan ego sektoral adalah langkah yang tepat dan bahkan mendesak. Namun untuk menjadikannya nyata, pemerintah daerah harus menerjemahkan seruan itu ke dalam kebijakan operasional yang terukur, termasuk pengawasan kinerja, reward-punishment yang adil, dan model kolaborasi yang terstruktur antar dinas. Tanpa perubahan semacam itu, maka sinergi risiko besar hanya akan tetap menjadi jargon administratif. (SB)*

Baca juga

https://www.potretkita.net/2026/01/teringat-anas-malik-bupati-padang.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here