Pasaman Barat — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat melalui Seksi Papkis menggelar Pengukuhan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) sekaligus Rapat Persiapan Hari Santri Tahun 2026, Kamis (24/9/2026), di Aula Kankemenag Pasaman Barat.
Kegiatan dihadiri Kepala Kankemenag Pasaman Barat, Kepala Seksi Pakis, Ketua FKPP, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Pasaman Barat, serta jajaran Seksi Papkis.
Dalam arahannya, Kepala Kankemenag Pasaman Barat menyampaikan apresiasi kepada jajaran Papkis, pengurus FKPP, dan seluruh pimpinan pondok pesantren yang telah mempersiapkan rangkaian Hari Santri 2026.
Ia menegaskan bahwa pesantren memiliki sejarah panjang dan kontribusi penting dalam perjalanan bangsa. Karena itu, kemajuan pesantren perlu terus didorong melalui peningkatan kualitas pendidikan, kemandirian, serta penguatan jejaring.
Kepala Kankemenag juga mendorong agar lulusan pesantren Pasaman Barat mampu melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi, termasuk ke negara-negara yang menjadi pusat pendidikan Islam seperti Mesir, Yaman, dan Maroko.
“Pesantren modern adalah pesantren yang mampu memadukan dunia dan akhirat. Jaga santri agar tetap sehat secara jasmani dan rohani, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pesantren dan Kementerian Agama semakin kokoh,” pesannya.
Rapat tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi Kankemenag, FKPP, dan seluruh pondok pesantren dalam mempersiapkan Hari Santri Tahun 2026 agar terlaksana dengan baik, meriah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga
https://www.potretkita.net/2026/09/wujud-solidaritas-pemko-payakumbuh.html


.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar