SIJUNJUNG — Dalam rangka membina ideologi, meningkatkan pemahaman keislaman, serta membentuk kepemimpinan bagi pimpinan dan anggota Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sijunjung menggelar Baitul Arqam.
Kegiatan tersebut ditujukan bagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Koto VII serta kepala sekolah dan majelis guru MA Muhammadiyah dan MTs Muhammadiyah Koto VII.
Baitul Arqam mengangkat tema “ Peran Guru Muhammadiyah: Bekerja sebagai Ibadah, Mengajar sebagai Dakwah”. Kegiatan berlangsung di kompleks MTs/MA Muhammadiyah Koto VII, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S.Pt., MM. Turut hadir Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat, Dr. Bakhtiar, M.Ag., beserta jajaran.
Sejumlah pejabat dan pengurus Muhammadiyah Kabupaten Sijunjung juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Sijunjung Hendri Nurka, S.Sos., M.Si., Camat Koto VII Erik Sadenov, S.IP., serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sijunjung Usman Gumanti, S.Pd., MM., beserta jajaran.
Melalui kegiatan Baitul Arqam ini, Muhammadiyah Sijunjung mendorong penguatan pemahaman ideologi dan keislaman sekaligus membangun kapasitas kepemimpinan di lingkungan organisasi.
Bagi para guru Muhammadiyah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat pemaknaan profesi sebagai bagian dari ibadah dan aktivitas mengajar sebagai bentuk dakwah.
Dengan penguatan tersebut, guru di lingkungan Muhammadiyah diharapkan tidak hanya berperan sebagai tenaga pendidik, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter dan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah maupun masyarakat.*
Baca Juga
https://www.potretkita.net/2026/09/turnamen-futsal-ampb-cup-2-tingkat-slta.html


.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar