Jemaah BKMT Padati Islamic Centre, Pedagang UMKM Raup Rezeki dari Keramaian - PotretKita Online

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 07 September 2026

Jemaah BKMT Padati Islamic Centre, Pedagang UMKM Raup Rezeki dari Keramaian


PADANG PANJANG, KOMINFO — Keramaian kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Sumatera Barat di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre Padang Panjang, Ahad (6/9/2026), tak hanya dirasakan para jemaah. Ratusan pedagang dari dalam dan luar daerah turut merasakan berkah dari membanjirnya pengunjung.


Sejak subuh, lapak-lapak pedagang mulai memenuhi sejumlah titik di pelataran Islamic Centre. Beragam dagangan ditawarkan, mulai dari kuliner tradisional dan makanan-minuman, pakaian muslim, perlengkapan ibadah, sayur-mayur, peralatan rumah tangga dan berkebun, hingga berbagai produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).


Tingginya jumlah jemaah membuat aktivitas jual beli berlangsung ramai. Sejumlah pedagang bahkan mengaku dagangan mereka laris dibeli para peserta yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.


Salah satunya Deni, pedagang ketupat ketan asal Pitalah, Kabupaten Tanah Datar. Ia mengaku sengaja membawa makanan tradisional tersebut karena tidak banyak pedagang yang menjualnya.


Pilihan itu ternyata tepat. Dagangannya mendapat sambutan dari jemaah, terutama kaum ibu yang menghadiri kegiatan BKMT.


“Saya memilih jualan ini karena tidak banyak yang jualan dagangan yang saya bikin. Terlebih lagi para ibu-ibu jemaah banyak menyukai katupek ketan ini. Kita ketahui para ibu-ibu ini banyak yang lansia, makanya saya jualan yang tidak dijual orang lain,” katanya.


Menurut Deni, kegiatan yang menghadirkan jemaah dalam jumlah besar menjadi peluang tersendiri bagi pedagang untuk meningkatkan penjualan. Tidak hanya pedagang lokal, pelaku usaha dari daerah sekitar juga dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan produk kepada konsumen baru.


Keramaian perdagangan terlihat hampir di setiap sudut pelataran Islamic Centre. Jemaah yang datang untuk mengikuti kegiatan keagamaan juga menyempatkan diri membeli makanan, minuman, pakaian, perlengkapan ibadah maupun berbagai kebutuhan lainnya.


Bagi pelaku UMKM, kondisi tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat dari berbagai daerah.


Kegiatan BKMT se-Sumatera Barat yang diikuti sekitar 20 ribu jemaah pun memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat. Tingginya mobilitas peserta turut menggerakkan aktivitas perdagangan, kuliner dan UMKM di sekitar lokasi kegiatan.


Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan berskala besar, termasuk kegiatan keagamaan, dapat memberikan efek berganda bagi masyarakat. Selain menjadi ruang silaturahmi dan memperkuat kehidupan keagamaan, keramaian peserta juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan tambahan pendapatan.


Suasana pelataran Masjid Manarul ‘Ilmi Islamic Centre semakin semarak dengan perpaduan aktivitas jemaah dan pedagang. Di satu sisi, ribuan masyarakat mengikuti rangkaian Dakwah BKMT, sementara di sisi lain para pelaku usaha memanfaatkan momentum tersebut untuk menawarkan produk mereka.


Kehadiran pedagang dari dalam maupun luar Kota Padang Panjang sekaligus memperlihatkan bahwa Islamic Centre mulai menjadi ruang yang mampu menampung berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan yang berdampak terhadap geliat ekonomi.


Momentum tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang yang berharap kegiatan serupa kembali digelar di Kota Padang Panjang sehingga semakin banyak pelaku usaha lokal maupun dari daerah sekitar yang dapat merasakan manfaatnya. (cigus)*


Baca Juga 

https://www.potretkita.net/2026/09/20-ribu-jemaah-padati-islamic-centre.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here