Gandeng FKUI, Universitas Bung Hatta Segera Buka Program Studi Pendidikan Dokter - PotretKita Online

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 01 September 2026

Gandeng FKUI, Universitas Bung Hatta Segera Buka Program Studi Pendidikan Dokter



JAKARTAUniversitas Bung Hatta (UBH) Padang menjalin kerja sama pengampuan dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) untuk mendirikan dan mengembangkan Program Studi Pendidikan Dokter.


Kerja sama tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor 970/PKS/FK/UI/2025 dan 10339/UBH/KS/X-2025 yang ditandatangani di Jakarta pada 5 Desember 2025.


Penandatanganan dilakukan Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB bersama Rektor UBH Prof. Dr. Diana Kartika.


Kerja sama pengampuan menjadi bagian penting dalam proses pendirian program studi pendidikan dan profesi dokter. FKUI yang telah berakreditasi Unggul akan mendampingi UBH dalam memenuhi standar dan regulasi pendidikan kedokteran.


Rektor UBH Diana Kartika menjelaskan, pengampuan mencakup tiga tahapan utama, yakni persiapan, penyelenggaraan, serta pengembangan dan pembinaan program studi.


Pada tahap persiapan, FKUI dan UBH akan menyusun pedoman studi, merancang sistem seleksi mahasiswa baru, serta meningkatkan kapasitas dosen melalui berbagai pelatihan. Materi pelatihan antara lain metode pembelajaran aktif, e-learning, course organizer, dan pembekalan bagi pembimbing akademik.


Memasuki tahap penyelenggaraan, FKUI akan terlibat dalam proses seleksi calon mahasiswa dan pengawasan pembelajaran. FKUI juga akan mengirimkan tenaga pendidik minimal berkualifikasi magister sebagai narasumber modul serta memberikan pendampingan bagi laboran dan tenaga kependidikan.


Evaluasi akademik mahasiswa juga dilakukan melalui progress test secara berkala untuk memantau perkembangan pembelajaran.


Siapkan Dosen hingga Rumah Sakit Pendidikan

Untuk mempercepat kemandirian akademik, UBH akan menyiapkan calon dosen bidang biomedik untuk melanjutkan pendidikan S2 di FKUI.


Bidang yang dipersiapkan meliputi Anatomi, Histologi, Biokimia, Fisiologi, Mikrobiologi, hingga Patologi Klinik.


Selama proses pendidikan dosen berlangsung, UBH akan memperbantukan dokter spesialis dari rumah sakit pendidikan atau rumah sakit setempat untuk mendukung keberlangsungan kegiatan pengajaran.


Pada tahap pengembangan dan pembinaan, FKUI akan mendampingi UBH dalam penyusunan dan penguatan kurikulum, pembentukan Tim Penjaminan Mutu Akademik, serta kesiapan rumah sakit pendidikan.


Kemitraan tersebut dirancang agar Program Studi Pendidikan Dokter UBH mampu memenuhi target akreditasi dan secara bertahap berkembang menuju Fakultas Kedokteran yang mandiri.


Pelaksanaan rangkaian pengampuan akan efektif setelah izin resmi pembukaan program studi diterbitkan pemerintah.


FKUI juga memastikan kurikulum dan materi pembelajaran yang diterapkan mengacu pada Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) yang ditetapkan Konsil Kedokteran Indonesia.


Sementara itu, UBH berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana pendidikan, fasilitas laboratorium, transportasi, serta akomodasi yang layak bagi tenaga pengajar FKUI selama menjalankan tugas di Padang.


Kerja Sama Berlaku Lima Tahun

Dalam perjanjian tersebut, materi akademik seperti Buku Rancangan Pengajaran (BRP), modul, dan materi kuliah yang disiapkan FKUI tetap menjadi hak milik FKUI. UBH memperoleh hak pemanfaatan materi tersebut untuk kepentingan operasional pendidikan.


UBH juga dapat menggunakan logo UI untuk kebutuhan publikasi dan promosi penerimaan mahasiswa baru selama masa pengampuan dengan mekanisme pemberitahuan resmi.


Perjanjian kerja sama dirancang berlaku selama lima tahun sejak izin operasional diterbitkan dan dapat diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi.


Untuk memastikan pelaksanaan kerja sama berjalan sesuai target, kedua institusi akan melakukan monitoring dan evaluasi sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun.


Kehadiran Program Studi Pendidikan Dokter UBH diharapkan turut memperluas akses pendidikan kedokteran sekaligus mendukung ketersediaan tenaga medis profesional di Sumatera Barat dan kawasan Indonesia bagian barat.*


Baca Juga 

https://www.potretkita.net/2026/09/supervisi-rehab-rekon-pascabencana.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here