Padang --- Sebanyak 70 alumni madrasah dan pondok pesantren se-Sumatera Barat bersiap melanjutkan pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi di Timur Tengah. Keberangkatan mereka dilepas langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Mustafa, di Bandara Internasional Minangkabau, Senin (28/9).
Keberangkatan tersebut bukan hanya tentang melanjutkan pendidikan. Ada harapan keluarga, madrasah, pesantren, hingga daerah yang ikut dibawa oleh para calon mahasiswa tersebut. Mustafa meminta mereka menjaga nama baik Sumatera Barat selama menempuh pendidikan di luar negeri.
“Ananda merupakan kebanggaan kita bersama. Ananda adalah harapan orang tua, harapan kampuang, harapan nagari, dan harapan almamater. Ananda adalah duta Sumatera Barat yang akan mengharumkan nama Sumatera Barat di dunia internasional,” ujar Mustafa saat melepas keberangkatan para alumni.
Mustafa kemudian mengingatkan bahwa Sumatera Barat memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh yang berkiprah di dunia Islam hingga mancanegara. Salah satu nama yang disebutnya adalah Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, ulama asal Minangkabau yang pernah menjadi imam dan guru di Masjidilharam. Menurutnya, perjalanan para alumni ke Timur Tengah hari ini menjadi bagian dari sejarah panjang tersebut.
“Kalau kita melihat masa lalu, bagaimana tokoh-tokoh Sumatera Barat di luar negeri yang mengharumkan nama Sumatera Barat. Hari ini ananda mengukir kembali sejarah itu. Ananda adalah Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi muda,” katanya.
Di balik keberangkatan 70 alumni tersebut, ada pula peran para alumni madrasah dan pesantren yang lebih dulu menempuh pendidikan di Timur Tengah. Mereka turut memberikan pembinaan dan motivasi kepada generasi berikutnya agar berani melanjutkan studi ke luar negeri. Dukungan itu menjadi salah satu bagian penting dalam membangun keberlanjutan pendidikan alumni madrasah dan pesantren Sumatera Barat.
Pelepasan di Bandara Internasional Minangkabau turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Tan Gusli dan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Joben. Hadir pula para ketua tim kerja pada bidang terkait, perwakilan pondok pesantren, serta orang tua para calon mahasiswa yang mengantar langkah pertama anak-anak mereka menuju Timur Tengah.*
Baca Juga
https://www.potretkita.net/2026/09/wabup-lantik-3-pns-pejabat-manajerial.html


.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar