PP Muhammadiyah Sampaikan Duka atas Gugurnya Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB - PotretKita Online

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 03 April 2026

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka atas Gugurnya Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB





YOGYAKARTA --- Muhammadiyah menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam keterangannya menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban serta seluruh jajaran TNI. Ia juga mengutuk keras segala bentuk tindak kekerasan yang menyebabkan gugurnya prajurit Indonesia tersebut.



“Kami mengutuk segala bentuk kekerasan yang terjadi. Gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan institusi TNI, tetapi juga bagi bangsa Indonesia,” ujar Haedar.



Menurutnya, tugas yang dijalankan para prajurit TNI dalam misi perdamaian merupakan amanah mulia untuk menjaga stabilitas dan kemanusiaan di tingkat global. Oleh karena itu, pengorbanan mereka patut dihormati dan dikenang sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia.



Duka yang dirasakan Muhammadiyah semakin mendalam karena salah satu prajurit yang gugur, Praka Farizal Romadhon, diketahui merupakan kader Muhammadiyah asal Kulon Progo.



Haedar menyebut, almarhum merupakan sosok muda yang telah menunjukkan dedikasi tinggi, tidak hanya sebagai prajurit negara, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.



“Kami merasa sangat kehilangan. Almarhum adalah kader Muhammadiyah yang telah mengabdikan diri untuk bangsa dan dunia. Semoga segala amal ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tambahnya.



Muhammadiyah juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendoakan para prajurit yang gugur agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta berharap insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.



Selain itu, Muhammadiyah menegaskan pentingnya upaya bersama dalam menjaga perdamaian dunia serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur damai dan diplomasi, sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan universal.



Gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian ini kembali mengingatkan akan besarnya risiko yang dihadapi para penjaga perdamaian, sekaligus menegaskan peran aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here