Dalam pelantikan tersebut, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis dipercaya menakhodai PMI Kota Padang Panjang untuk tiga tahun ke depan. Ia menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran PMI sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan.
“Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam meningkatkan layanan kemanusiaan dan memastikan ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Maria dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan berpegang teguh pada tujuh prinsip dasar PMI, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.
Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menilai PMI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan kebencanaan.
“PMI selalu hadir bersama pemerintah dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana maupun kondisi darurat kesehatan. Ini menunjukkan peran vital PMI di tengah masyarakat,” katanya.
Ia berharap kepengurusan yang baru dapat segera melakukan konsolidasi internal dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar, dalam arahannya menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
“Bencana bisa terjadi kapan saja. Karena itu, PMI harus terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat kapasitas relawan, serta membangun kerja sama lintas sektor agar respons terhadap masyarakat semakin cepat dan tepat,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di Kota Padang Panjang.
Dengan kepengurusan baru ini, PMI Kota Padang Panjang diharapkan semakin solid dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat secara berkelanjutan. (Haris)*

.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar