![]() |
PANYALAIAN —Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk gandeng bernomor polisi BK 9634 XA yang dikemudikan Bandes Hotmaruli Sihaloho melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami hilang fungsi pengereman, sehingga menabrak bagian belakang truk dump BA 8089 NU yang dikemudikan Zulfia, yang berada di jalur dan arah yang sama.
Usai menabrak truk dump, truk gandeng kembali melaju tak terkendali dan menabrak sepeda motor Honda Vario BA 6624 LAD yang dikendarai Yan Rahmat Alfajri dengan membonceng Elvi Febrianti. Benturan berlanjut hingga menghantam pangkalan ojek serta beberapa pejalan kaki, yakni Dian Febri, Alfizan, dan Jefrizal, yang berada di sekitar warung di sisi kiri jalan.
Tidak berhenti di situ, truk gandeng tersebut juga menabrak dua unit warung warga di pinggir jalan sebelum akhirnya berhenti di pekarangan rumah warga. Akibat kejadian tersebut, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan berat dan empat unit bangunan semi permanen milik warga turut terdampak.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K. turun langsung ke lokasi kejadian untuk meninjau TKP kecelakaan beruntun, memastikan proses evakuasi berjalan lancar, serta mengoordinasikan personel di lapangan.
Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K. menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara maksimal.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya para korban. Saya turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan TKP, evakuasi korban, serta pengamanan berjalan optimal. Saat ini penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKBP Wisnu Hadi.
Dilansir juga dari Antara News Sumbar mengenai laporan terkini insiden kecelakaan maut beruntun di jalan raya Padang Panjang–Bukittinggi itu, jumlah korban jiwa dinyatakan bertambah. Peristiwa tragis yang terjadi tepat di depan Masjid Nurul Ikhlas, Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, pada Senin pagi (26/01/2026) ini melibatkan truk trailer bermuatan pupuk, truk boks, dan sejumlah kendaraan roda dua. Total korban meninggal dunia kini tercatat sebanyak enam orang, sementara empat orang lainnya sedang menjalani perawatan akibat luka-luka.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, menjelaskan bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke RS Yarsi dan RSUD Padang Panjang. Bertambahnya jumlah korban jiwa ini dipastikan setelah petugas berhasil mengevakuasi satu korban terakhir dari dalam kendaraan yang terjepit, yang diduga merupakan pengemudi truk trailer. Beberapa di antara para korban diketahui merupakan warga setempat yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Meski penyebabnya belum bisa dipastikan, polisi telah mengamankan dua unit sepeda motor yang rusak berat ke Polres Padang Panjang sebagai barang bukti demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Untuk kondisi arus lalu lintas, pihak Satlantas sempat memberlakukan sistem buka-tutup demi kelancaran proses evakuasi kendaraan yang terlibat. Saat ini, jalur utama yang menghubungkan Padang Panjang dan Bukittinggi tersebut sudah kembali normal, namun para pengendara tetap diimbau untuk waspada mengingat kendaraan yang mengalami kecelakaan masih dalam proses pemindahan dari lokasi.
Laporan Laka Lantas Kota Padang Panjang
Izin melaporkan kejadian Laka Lantas di Panyalaian,X Koto,Kab.Tanah Datar
Hari : Senin
Tgl : 26 Januari 2026
Waktu : 08:30 wib
Jumlah Warung Rusak
3 Unit
Jumlah Kendaraan Bermotor
1. R2 : 3 Unit
2. R6 : 1 Unit
3. R18 : 1 Unit
Jumlah Korban
Data Korban RS Yarsi
I. Meninggal Dunia 2 (Dua) Korban
1. Nama : Alfizan (MD) (Yarsi)
Umur : 51 Tahun
Pekerjaan : Petani
Suku : Minang
Alamat : Nagari Panyalaian, Kec. X Koto, Kab. Tanah Datar
2. Nama : Yan Rahmat Alfajri
Umur : 33 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Suku : Minang
Alamat : Bukit Apit Puhun, Kel. Puhun Tembok, Kec. Guguak Panjang Kota Bukittinggi
II. Luka - Luka 3 (tiga) Korban
1. Nama : Gustiawan
Umur : 40 Tahun
Pekerjaan : Petani
Suku : -
Alamat : Dusun V Kel. Paluh Manan, Kec. Hamparan Perak Kab. Deli Serdang
2. Nama : Zulfia
Umur : 40 Tahun
Pekerjaan : Sopir
Alamat : Jorong Palupuah, Kel. Pasia Laweh, Kec. Palupuah, Kab. Agam
Suku : Minang
3. Nama : Elvi Febrianti
Umur : 43 Tahun
Suku : Melayu
Pekerjaan : Wiraswata
Alamat : Gulai Bancah, Kota Bukittinggi
Data Korban RSUD Padang Panjang
I. Meninggal Dunia 3 (Dua) Korban
1. Nama : Jefrizal (MD) (RSUD)
Umur : 37 Tahun
Pekerjaan : Buruh Harian Lepas
Suku : Minang
Alamat : Jorong Pasa Rabaa Nagari Panyalaian, Kec. X Koto, Kab. Tanah Datar
2. Nama : Dian Febri
Umur : 35 Tahun
Suku : Minang
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jorong Pincuran Tinggi Nagari Panyalaian, Kec. X Koto, Kab. Tanah Datar.
3. Nama : Bandes Hotmaruli Tua Sihaloho
Umur : 38 Tahun
NIK : 1206053011880003
Pekerjaan: Sopir
Suku : Batak
Alamat : Partibi Lama, Partibi Lama, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara
Sumber: Sumbar Antaranews- Kecelakaan beruntun di panyalaian enam orang meninggal dunia
Baca Juga
https://www.potretkita.net/2026/01/dapur-mbg-di-mahakarya-resmi-diaktifkan.html
https://www.potretkita.net/2026/01/kecelakaan-maut-di-panyalaian-korban.html


.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar