Gunakan Helikopter Caracal, Korpasgat Terjun Langsung ke Medan Ekstrem Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR di Bulusaraung - PotretKita Online

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 20 Januari 2026

Gunakan Helikopter Caracal, Korpasgat Terjun Langsung ke Medan Ekstrem Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR di Bulusaraung



MAKASAR TNI Angkatan Udara (TNI AU) memperlihatkan respons cepat dalam menangani insiden jatuhnya pesawat ATR 42‑500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Setelah titik lokasi pesawat berhasil diidentifikasi, TNI AU langsung menerjunkan pasukan elite dan unsur udara untuk memulai proses evakuasi di medan yang sangat ekstrem. 


Sebanyak lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) bersama satu personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) diterbangkan menuju lokasi kejadian menggunakan helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8. Pengerahan pasukan udara ini dilakukan segera setelah tim identifikasi berhasil menentukan titik jatuhnya pesawat yang sempat hilang kontak. 


Medan yang sulit dijangkau, berupa kawasan pegunungan yang curam dan vegetasi lebat, menjadi tantangan utama operasi pencarian dan evakuasi. Karena itu, TNI AU menilai penurunan langsung pasukan elite menggunakan helikopter menjadi langkah penting untuk mempercepat respons. Dirgantara Online


Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menyatakan bahwa pasukan yang diterjunkan akan menyiapkan langkah awal evakuasi di titik jatuh pesawat. Langkah ini juga merupakan bentuk komitmen TNI AU dalam mendukung operasi kemanusiaan bersama instansi terkait. 


Selain operasi melalui udara, TNI AU juga mengerahkan unsur gabungan darat yang terdiri atas prajurit Lanud Sultan Hasanuddin, Yon Parako 473 Korpasgat, dan Yon Arhanud 23 Korpasgat untuk memperkuat upaya pencarian serta evakuasi bersama tim SAR lain dan masyarakat setempat. 


Operasi ini menjadi langkah awal yang krusial dalam upaya menemukan serta mengevakuasi korban dan puing‑puing pesawat ATR 42‑500 yang sebelumnya hilang kontak saat terbang di wilayah tersebut. Antara/DGO*

Baca Juga

https://www.potretkita.net/2026/01/tantangan-ipsi-pessel-bukan-sekadar.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here